Senin, 08 Juli 2013

Gulungan Hitam


Gelap, tapi ramai. Bercerita tapi bersembunyi. Belum juga aku kembali ke bilik kayu. Suara disana,suara disini. Menggerayangi telingaku. Datanglah aku bercengkrama dengan suara itu.
Cling…
Tiba-tiba cahaya terang datang menyilaukan mata
Menggantikan liin-lilin putih yang terlihat suram
Silaunya mematuhi kemanapun daku membawanya
Pintu bilik masih merenggang
Tak berfikir untuk menutupnya
Dengan segala isi yang ada didalamnya
Hati pun masih terjaga dengan prasangka baik
Kulangkahkan kaki dengan nada seirama
Aku terperanjat mendapati gulungan kabel yang selama ini menjadi teman setia
Lenyap. tiada berbekas
Akankah dimakan oleh fatamorgana
Jantungku berdetak keras mataku berkaca-kaca
Oooopps… apa yang sebenarnya terjadi
Pertanyaan itu terlontar dari dinding hati
Tanpa dapatku menjawabnya
Fikiranku masih bergelayut dengan cahaya yang seakan padam
Kususuri lorong malam
Mencoba menghilangkan prasangka buruk yang sedang bersemayam di benakku
Yaach walaupun hanya beberapa menit masalah itu tergantikan dengan aroma harum yang membuat perutku keroncongan
Kembali aku pulang dengan hati sedikit dendam
Aku percepat langkah
Berharap gulungan kabel itu sudah kembali di tempat indahnya
Situasi semakin kritis
Sekritis hati ku saat itu, memang hanya ini jalan keluar
Tanpa ragu,kutanyai mereka
tapihasilnya pun juga mengejutkan
tak ada satu pun manusia yang menyodorkan jawaban indah ditelinga
semua terasa hambar
oh gulungan hitam
siapa yang membawamu menjauh dariku
siapa yang memisahkan kita secepat ini
aku sadar sesadar-sadarnya
kehilangan
komputer ini tak lagi engkau lengkapi
baterai nyapun sudah kosong, mati
dan kau taklagi ada untuk menyelamatkannya
hari itu aku bukan lagi orang merdeka
mulai rutin aku meminjam charger. -_- 


 *hilang

Untuk pertama kalinya kehilangan sampai sesesal ini...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar