<<<<<<Flashback
Sayangnya dulu kamu
memilihnya
Membuat hatiku hancur
berkeping-keping,, (pyaaarrrrr..)
Tapi sekarang berbeda, takkan lagi
aku mengingat itu
Dan sekrg lebih baik dri
yg dulu.
Tak ada lg yg
mematahkan hati ini, karena semuanya lebih indah,. Karena tujuanku bukan hanya itu.
lbih bnyak lg yg bisa ku lakukan. Untuk diriku sendiri dan mereka yg
membutuhkan. Masalah itu,, dipikir nanti, kan ada Allah tempat mengadu masalah
hati ini.
suatu opini ku:
harapan adalah harapan,,, jika kita memegang suatu harapan, berusaha dan yakin bahwa kita dapat mencapainya, semua akan terjawab, semua akan berpihak padamu, semua akan menjadi milikmu. kecuali jika Tuhan berkehendak lain, nah itu lain lagi ceritanya.
berusaha bukan berarti kita mengejar-ngejar orangnya (lari-lari misalnya, hehe), memaksa, meminta-minta dihadapannya atau apalah yang terkadang sangat terlihat konyol. namun yang dilakukan adalah berdoa. jika memang ia yang kau inginkan ya dibeli donk bukan dicari. nah dibeli dengan sedekah semua masalah akan terselesaikan (yusuf Mansyur). menikah tanpa Pacaran is better. berjalannya waktu membuat aku sadar dan mengerti apa yang harus dihindari dan dicari. bukan lagi berpikiran seperti sewaktu aku SMP dulu yang semuanya maunya instan dan egois lagi. hmm,, mengingat itu betapa waktu itu aku konyol sekali. itu memang sebuah proses, proses manusia menjadi dewasa melalui keluarga, lingkungan dan teman. semoga kita tidak salah memilih lingkungan yang kondusif untuk pendewasaan diri kita, begitupun dalam berteman, bukan memilih-milih, tapi juga harus selektif (wah sama aja donk). ya kita kan udah besar, tau mana yang baik dan yang tidak baik. fastabiqul Khirot.
berusaha bukan berarti kita mengejar-ngejar orangnya (lari-lari misalnya, hehe), memaksa, meminta-minta dihadapannya atau apalah yang terkadang sangat terlihat konyol. namun yang dilakukan adalah berdoa. jika memang ia yang kau inginkan ya dibeli donk bukan dicari. nah dibeli dengan sedekah semua masalah akan terselesaikan (yusuf Mansyur). menikah tanpa Pacaran is better. berjalannya waktu membuat aku sadar dan mengerti apa yang harus dihindari dan dicari. bukan lagi berpikiran seperti sewaktu aku SMP dulu yang semuanya maunya instan dan egois lagi. hmm,, mengingat itu betapa waktu itu aku konyol sekali. itu memang sebuah proses, proses manusia menjadi dewasa melalui keluarga, lingkungan dan teman. semoga kita tidak salah memilih lingkungan yang kondusif untuk pendewasaan diri kita, begitupun dalam berteman, bukan memilih-milih, tapi juga harus selektif (wah sama aja donk). ya kita kan udah besar, tau mana yang baik dan yang tidak baik. fastabiqul Khirot.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar