Rabu, 29 Mei 2013

Pepatah kuno Rusia


Palu menghancurkan kaca, tapi palu membentuk baja


Apa makna dari pepatah kuno Rusia ini ?
Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu masalah menghantam kita, maka dg mudah kita putus asa, frustasi, kecewa, marah dan jadi remuk redam.

Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sdh lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. Mental baja adalah mental yg selalu positif, bahkan tetap bersyukur disaat masalah dan keadaan yg benar2 sulit tengah menghimpitnya.

Mengapa demikian ?
Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik.

Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yg lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dg palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yg keliru.

Jika kita adalah "baja" kita akan selalu melihat palu yg menghantam kita sbg sahabat yg akan membentuk kita.

Sebaliknya jika kita "kaca" maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yg akan menghancurkan kita.

Rfw



RENCANA PENGEMBANGAN ORGANISASI (RPO)



RENCANA PENGEMBANGAN ORGANISASI
KANTOR PASAR KLOJEN



Disusun untuk memenuhi tugas
Latihan Ketrampilan Manajemen Mahasiswa
TM


Riki Anggrian                            (FIP/BKP)
Riski Lutfiani                             (FMIPA/IPA)
Rita Aprlianti Rukmana             (FIP/AP)
Rully Nur Rahim                        (FE/AKT)
Rizal Zaki Mubarok                   (FE/MNJ)
Setiawan Febriyanto                  (FT/TS)

Oleh Kelompok 6 :


 UNIVERSITAS NEGERI MALANG
2013

 

RENCANA PENGEMBANGAN ORGANISASI

I.         PENDAHULUAN
A.      DESKRIPSI ORGANISASI
Pasar Klojen Malang adalah pasar yang cukup representatif yang terletak strategis di pusat kota dan memiliki struktur organisasi cukup sederhana. Dari struktur organisasi Pasar Klojen Malang terlihat  memiliki structural lebih sederhana dan lebih terfokus pada fungsi bagian-bagiannya.
Struktur organisasi di atas cukup sederhana.  Dalam kondisi ideal struktur organisasi tersebut harus memiliki struktur organisasi yang sesuai dengan standar  dan kebutuhan sehingga mampu mengendalikan kondisi pasar dengan baik. Struktur organisasi tersebut juga memiliki pembagian kerja yang cukup spesifik. Apabila dilaksanakan dengan efektif sesuai dengan kondisi pasar maka akan menghasilkan hasil maksimal.
            Namun dalam prakteknya struktur organisasi di Pasar Klojen Malang masih sangat sederhana, dimana ada pengurus yang mengemban tugas ganda akibat tidak adanya pembagian kerja yang spesifik dan perkembangan pasar tidak berjalan. Oleh karena itu, apabila hal ini dibiarkan akan mengakibatkan Pasar Klojen Malang berjalan di tempat dan lambat laun akan sepi pengunjung akibat manajemen yang kurang.
Tetapi sisi positif dari struktur organisasi Pasar Klojen Malang yang sedehana ini adalah adanya komunikasi yang baik antara pengurus dengan anggota, pengurus dengan para pedagang, serta pengurus dengan instansi-instansi lain seperti Dinas PU, Dinas Kebersihan, Dinas Pasar, dsb.

II.      IDENTIFIKASI
A.      FAKTOR INTERNAL
1.  Unsur Kekuatan Organisasi:
·         Memiliki induk organisasi yang jelas sesuai SK Dinas Pasar
·         Tiap struktur mempunyai peran  masing-masing sesuai tugas dan wewenang
·         Koordinasi antar struktur sudah baik.
·         Pemimpin mengambil keputusan sesuai dengan kondisi/masalah yang ada.
·         Komoditi barang dagangan memiliki kuaitas yang baik dan lengkap sesuai  kebutuhan masyarakat.
·         Kondisi pasar yang bersih dan nyaman.
·         Jam buka kondisional sesuai permintaan pedagang.
·         Setiap pedagang mempunyai kartu anggota pasar, sebagai bentuk legalitas berjualan.
§  Hubungan dan komunikasi  antar pedagang yang baik dan harmonis.
2.  Unsur Kelemahan Organisasi
·         Adanya peran ganda dari pengurus.
·         Struktur organinasi  terlalu sederhana.
·         Sistem pengklasifikasian tempat (jenis barang) tidak teratur karena adanya alih tangan lapak dagangan.
·         Penanganan keluhan pedagang yang lambat.
·         Petugas kebersihan yang sering telat dalam menjalankan tugas.

B.       FAKTOR EKSTERNAL
1.  Unsur Peluang Organisasi
·         Penjagaan parkir yang tertib dan aman.
·         Lokasi yang strategis.
·         Hubungan harmonis dengan pihak masyarakat dan dinas terkait.
·         Adanya kerjasama sponsorship untuk pengembangan pasar.
·         Pembeli dari kalangan menengah ke atas .
·         Mendapat penghargaan oleh Pemerintah Kota dalam kebersihan.

2.  Unsur Ancaman Organisasi
·         Persaingan dengan adanya mini market di sekitar pasar yang menjamur.
·         Banyaknya penjual keliling di sekitar pasar
·         Daya beli masyarakat yang labil.

C.      RUMUSAN MASALAH
Bagaimana cara menumbuhkan eksistensi pasar Klojen Malang melalui minimalisasi faktor penghambat eksternal organisasi pasar Klojen yaitu adanya pedagang keliling.
D.      FAKTOR PENDUKUNG
·         Hubungan yang baik antara anggota dan pengurus organisasi Pasar Klojen
·         Kepercayaan masyarakat terhadap pasar klojen terutama kalangan masyarakat menengah keatas.
·         Lokasi pasar Klojen yang strategis dan tempatnya bersih dan tertata rapi.

E.       FAKTOR PENGHAMBAT
·         Petugas yang sering terlambat dalam menjalankan tugas
·         Adanya daya beli masyarakat yang labil
·         Peran ganda dalam kepengurusan organisasi Pasar Klojen.

III.   POLA PENGEMBANGAN ORGANISASI
A.      ARAH PENGEMBANGAN
1.  Jangka Pendek
·      Melakukan sosialisasi antara anggota dan pengurus organisasi pasar Klojen tentang penerbitan pedagang keliling di sekotas lingkungan pasar
·      Mengadakan penerbitan dan sosialisasi terhadap pedagang di sekitar lingkungan pasar
·      Mengontrol kebersihan dan kualitas barang dagangan untuk mempertahankan kepercayaan masyarakat
2.  Jangka Panjang
·      Menyediakan tempat berjualan khusus bagi pedagang keliling di sekitar lingkungan pasar
·      Menarik investor/sponsor untuk menjalin kerja sama untuk mengembangkan produktivitas pasar
·      Mengembangkan produktivitas pasar melalui program khusus yang dirancang secara komprehensif.

B.       BENTUK PENGEMBANGAN

Melakukan minimalisasi faktor penghambat eksternal berupa penerbitan pedagang keliling di sekitar pasar dengan memberi tempat khusus bejualan secara bertahap secara bertahap dan melakukan kerjasama dengan investor untuk mengembangkan produktivitas pasar.

C.      BIDANG YANG DIKEMBANGKAN

Hubungan pihak eksternal yang menghambat dengan memberikan tawaran menjadi anggota dan pihak-pihak eksternal yang mendukung dengan menawarkan kerjasama.

D.      TEKNIK PENGEMBANGAN

Pada tahap awal pengembangan dilakukan dengan menertibkan para pedagang keliling di sekitar pasar. Penertiban dilakukan oleh petugas keamanan yang ditunjuk. Selain itu diadakan sosialisasi untuk diberikan tawaran menjadi anggota pedangang pasar klojen secara bertahap. Untuk tetap mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat dilaksanakan kontrol atau monitoring secara berkala terhadap kebersihan pasar dan kulaitas barang dagangan. Apabila pengembangan jangka pendek telah berhasil selanjutnya dilaksanakan pengembangan jangka panjang.
Adanya banyak respon dari pedagang keliling yang ingin bergabung menjadi anggota pedagang pasar Klojen akan ditindakklanjuti dengan menyediakan lahan berjualan secara bertahap. Jumlah pedagang yang semakin banyak tentu akan mampu memikat perhatian investor atau sponsor untuk kerjasama dalam pengembangan pasar. Tersedianya potensi untuk pengembangan pasar diperlukan program khusus yang dirancang secara komprehensif agar pasar klojen lebih eksis di mata masyarakat. Misalnya pada malam hari dibuka pasar wisata kuliner khusus bagi penjual makanan yang dimulai waktu magrib sampai malam hari.  
LAMPIRAN
MATRIKS ANALISIS SWOT (Kelengkapan)
Kondisi Lingkungan
ASPEK
ORGANISASI
MASA LALU DAN
MASA KINI
MASA YANG AKAN
DATANG
S
W
O
T
I
N
T
E
R
N
A
L
1.      Memiliki induk organisasi yang jelas sesuai SK Dinas Pasar
2.      Tiap struktur mempunyai peran  masing-masing sesuai tugas dan wewenang
3.      Koordinasi antar struktur sudah baik.
4.      Pemimpin mengambil keputusan sesuai dengan kondisi/masalah yang ada.
5.      Komoditi barang dagangan memiliki kuaitas yang baik dan lengkap sesuai  kebutuhan masyarakat.
6.      Kondisi pasar yang bersih dan nyaman.
7.      Jam buka kondisional sesuai permintaan pedagang.
8.      Setiap pedagang mempunyai kartu anggota pasar, sebagai bentuk legalitas berjualan.
9.      Hubungan dan komunikasi  antar pedagang yang baik dan harmonis.
10.  Adanya peran ganda dari pengurus.
11.  Struktur organinasi  terlalu sederhana.
12.  Sistem pengklasifikasian tempat (jenis barang) tidak teratur karena adanya alih tangan lapak dagangan.
13.  Penanganan keluhan pedagang yang lambat.
14.  Petugas kebersihan yang sering telat dalam menjalankan tugas.


+3


+3


+4


+4





+3



+3


+4



+2




+3



































-3

-3



-2



-1

-1




+26
-10
+16
E
K
S
T
E
R
N
A
L
1.      Penjagaan parkir yang tertib dan aman.
2.      Lokasi yang strategis.
3.      Hubungan harmonis dengan pihak masyarakat dan dinas terkait.
4.      Adanya kerjasama sponsorship untuk pengembangan pasar.
5.      Pembeli dari kalangan menengah ke atas .
6.      Mendapat penghargaan oleh Pemerintah Kota dalam kebersihan.
7.      Persaingan dengan adanya mini market di sekitar pasar yang menjamur.
8.      Banyaknya penjual keliling di sekitar pasar
9.      Daya beli masyarakat yang labil.



+2

+2

+3


+3

+2


+3














-3




-3


-2
Total
+7
+15
-8


Keterangan:
INTERNAL.
·         Nilai maksimal = 5
·         Sub bagian = 14
·         Nilai maksimal keseluruhan = 70
·         Nilai minimal keseluruhan = - 70
·         Rentangan = 28
·         Kategori :
-          Sangat sehat 42-70
-          Sehat 14-41
-          Cukup sehat( -14) -13
-          Sakit (-43) - (-15)
-          Sangat sakit (-70) - (-42)
Kesimpulan: Organisasi Pasar Klojen Malang pada kondisi internal memperoleh hasil + 16 dan termasuk pada kategori SEHAT. Namun masih kurang dalam hal kepengurusan yang terlalu sederhana, adanya kerja ganda pengurus dan penanganan keluhan lambat..
EKSTERNAL
·         Nilai maksimal = 5
·         Sub bagian = 9
·         Nilai maksimal keseluruhan = 45
·         Nilai minimal keseluruhan = -45
·         Rentangan = 18
·         Kategori :
-          Sangat sehat 27-45
-          Sehat 9-26
-          Cukup sehat (-9) - 8
-          Sakit (-26) - (-8)
-          Sangat sakit (-45) - (-27)
Kesimpulan: Organisasi Pasar Klojen Malang pada kondisi eksternal memperoleh hasil + 7 dan termasuk pada kategori CUKUP SEHAT. Namun masih kurang dalam hal adanya persaingan dengan adanya mini market di sekitar pasar yang menjamur, banyaknya penjual keliling di sekitar pasar, dan daya beli masyarakat yang labil.